Minggu, 26 Maret 2017

Mengenal Berbagai Aspek Perkembangan Anak di Usia Dini

Mengenal Berbagai Aspek Perkembangan Anak di Usia Dini
Mengenal Berbagai Aspek Perkembangan Anak di Usia Dini

Anak usia dini secara umum dimaksudkan adalah anak yang berusia di bawah 7 tahun. Terlebih saat usia 3 sampai 5 tahun, ini merupakan masa usia emas, dimana si kecil mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang begitu pesat jika didukung dengan berbagai stimulasi yang tepat pula. Oleh sebab itulah pentingnya
pendidikan anak usia dini penting untuk diberikan pada si kecil pada masa tersebut. Tumbuh kembang setiap anak memanglah tidak selalu sama.

Nah, penting memang untuk ibu maupun ayah memahami berbagai aspek perkembangan si kecil di usia dini. Dengan mengenal berbagai aspek perkembangan anak usia dini, tentu besar harapan ibu dan ayah bisa memberikan arahan pada anak yang sesuai dengan tahapan perkembangan. Sehingga juga pendidikan anak usia dini dapat diterima secara lebih optimal.

Lantas, apa saja aspek perkembangan anak usia dini yang penting untuk dikenali tersebut ? Simak ulasannya berikut ini :

  1. Perkembangan fisik - aspek pertama adalah dalam hal perkembangan fisik. Ini berkaitan dengan berat badan anak, tinggi badan, keterampilan motoriknya baik halus dan kasar, maupun juga perkembangan kecerdasan otak anak. Semakin bertambah usia, umumnya tentu anak semakin bertambah kuat juga tubuhnya. Untuk mendukung kekuatan fisiknya dan juga kecerdasan otaknya ini, lengkapi konsumsi sehat si kecil dengan mengkonsumsi susu pertumbuhan seperti Wyeth S-26 Promise Gold.
  2. Perkembangan kognitif - perkembangan kognitif berkaitan dengan bagaimana cara berpikir pada anak. Perkembangan kognitif sendiri terdapat beberapa tahapan. 
  3. Perkembangan bahasa - kemampuan anak dalam berbahasa dapat menjadi bagian dari indikator perkembangan anak lantaran kemampuan tersebut bisa dideteksi keterambatannya ataupun kelainan pada sistem lain. Kemampuan berbahasa anak berkembang secara pesat di masa pra sekolah sehingga pendidikan anak usia dini pun jelas disini memegang peranan penting untuk membantu mengembangkan kemampuan berbahasa pada si kecil.
  4. Perkembangan emosional - ya, seperti namanya, perkembangan emosional tidaklah lain adalah perkembangan yang mencakup emosional anak alias sikapnya. Di masa pertumbuhan, biasanya anak lebih cenderung menyampaikan emosinya melalui gerakan-gerakan otot seperti melempar sesuatu, memukul-bukul. Akan tetapi semakin bertambah usia, reaksi emosional yang ditunjukkan si kecil umumnya bakal berubah jadi verbal seperti mejelaskan bahwa ia tidak suka sebuah hal ataupun menyenangi sebuah hal tersebut. 

1 komentar:

Posting Komentar